Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juni 2012

PDI-P WONOGIRI MULAI JARING BAKAL CALEG

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Pemilu legislatif dijadwalkan akan digelar tahun 2014. Tapi PDI-P Wonogiri, kini mulai berupaya menjaring kader-kader potensialnya, untuk diajukan menjadi para bakal calon legislatif (caleg). Setidak-tidaknya, akan dilakukan penjaringan sebanyak 150 bakal caleg.

Ketua DPC PDI-P Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo, menyatakan, dalam Bulan Juni 2012 ini, nama-nama kader potensial yang terjaring untuk dijadikan bakal caleg pada Pemilu 2014, akan dilaporkan ke DPD PDI-P Jateng. Terkait ini, ungkap Ketua DPC Joko, telah dibentuk tim penjaringan bakal caleg, yang bertugas melakukan inventarisasi kader-kader partai yang dinilai layak menjadi caleg.

Menurut Joko, yang dijadikan parameter untuk melakukan penjaringan bakal caleg, adalah pertimbangan loyalitas dan totalitas keberdaan kader dalam kiprahnya selama ini, untuk ikut serta mengembangtumbuhkan partai.

Syarat lain, nantinya akan dilakukan seleksi psikotes, yang penjadwalannya direncanakan akan dilaksanakan Bulan Agustus 2012 mendatang. Jadi, tegas Joko, kader yang terpilih sebagai bakal caleg, harus memiliki loyalitas dan totalitas perjuangan untuk partainya, dan yang lolos seleksi psikotes.

Di Wonogiri, PDI-P senantiasa menjadi partai terbesar pemenang Pemilu. Pada periode 2009-2014 ini, partai berlambang kepala banteng moncong putih ini, mampu menempatkan 24 kader terbaiknya di lembaga DPRD Wonogiri. Keberadaannya, menjadi kekuatan politik mayoritas di Kabupaten Wonogiri.

Pasalnya, dari 50 kursi Dewan yang ada, sebanyak 24 diantaranya ditempati oleh para kader PDI-P. "Target pemenangan Pemilu 2014 mendatang, minimal mampu merebut 50 persen kursi di DPRD Wonogiri, atau syukur-syukur itu nantinya masih dapat ditingkatkanlagi," tegas Joko.

Bersamaan dengan rencana rekrutmen kader untuk dipersiapkan menjadi bakal caleg, PDI-P Wonogiri juga melakukan penataan personel struktural partai secara menyeluruh. Yakni mulai dari tingkat cabang, anak cabang, sampai ke ranting di tingkat desa/kelurahan. Kabupaten Wonogiri, terdiri atas 25 wilayah kecamatan dan 294 desa/kelurahan.
(No. Post: B-02/CBDA.22/BLOGGER/2012)

Rabu, 11 April 2012

SEJUMLAH 1.111 INVESTASI MASUK WONOGIRI

Pelan tapi pasti, iklim investasi di Kabupaten Wonogiri mulai bergerak. Sejalan dengan mulai dicanangkannya Wonogiri Pro Investasi tahun 2011 lalu, banyak sudah investasi yang masuk ke Kota Gaplek ini. Setidaknya, tercatat ada 1.111 investasi dari berbagai sektor masuk dan mendapat ijin di Wonogiri selama tahun 2011. Baik itu investasi skala kecil seperti UMKM maupun skala besar.

    Hal  ini dikemukakan Kepala Kantor Penanaman Modal Kabupaten Wonogiri Drs. Stefanus Pranowo, M.Si disela-sela rakor sinkronisasi dan harmonisasi pengembangan penanaman modal di Wonogiri, Selasa (10/4) di Graha Personalia BKD Wonogiri. “Jadi ada 1.111 investor yang mendapatkan ijin di Wonogiri, yang jumlah keseluruhan nilai investasinya mencapai 211,236 miliar rupiah. Investasinya menyeluruh, mulai dari UMKM sampai perusahaan besar,” ungkapnya.

    Beberapa perusahaan besar yang menamamkan modalnya di Wonogiri diantaranya adalah PT. Arena Agro Andalan yang bergerak di bidang pengolahan tepung tapioka. Saat ini, prosesnya mencapai tahap pembangunan. Di bidang konfeksi manufaktur, PT. Liebra Permana yang merupakan salah perusahaan raksasa yang memproduksi konfeksi pakaian dalam dengan skala ekspor juga mulai mencapai tahap pembangunan dalam berinvestasi di Wonogiri.
    “Yang sedang dalam proses eksplorasi adalah PT. Ultratech Mining Indonesia yang juga akan berinvestasi di Wonogiri. Perusahaan ini akan mengembangkan semen di Wonogiri.”

    Sementara Bupati Wonogiri dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Ir. Siti Muchalimah Kuswarna Putri, MM menyampaikan bahwa Pemda telah menetapkan Perda nomor 14 tahun 2011 tentang Penanaman Modal yang diharapkan mampu menjadi kebijakan ekonomi yang akan mendorong dunia bisnis secara lebih progresif. “Investasi merupakan pilar penggerak perekonomian, jadi harus bisa meningkatkan kegiatan ekonomi baik skala besar maupun kegiatan ekonomi kerakyatan. Kegiatan ekonomi yang bergairah akan mempu menciptakan pasar tenaga kerja, iklim usaha yang kompetitif, meningkatkan perputaran uang dan mendatangkan pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi.”
(No. Post: B-01/CBDA.22/BLOGGER/2012)