Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Juni 2012

KEKUATAN KATA-KATA


Kita percaya, setiap kata selalu bermakna bagi setiap orang yang mendengarnya. Setiap kata adalah layaknya pemicu yang mampu menelisik sisi terdalam hati manusia dan membuat kita melakukan sesuatu. Kata-kata akan selalu memacu dan memicu kita untuk menggerakkan setiap anggota tubuh kita dalam berpikir dan bertindak.

Kita percaya, dalam kata-kata tersimpan kekuatan yang sangat kuat. Kekuatan kata-kata akan selalu hadir pada kita yang percaya.

Kita percaya, dalam kata-kata yang santun, sopan, penuh dengan motivasi, dan bernilai dukungan, akan memberikan kontribusi positif dalam setiap langkah manusia. Ujaran-ujaran yang bersemangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita. Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Menyampaikan keburukan sebanding dengan setengah kemuraman. Namun, menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri
(No. Post: R-03/CBDA.22/BLOGGER/2012)

Rabu, 23 Mei 2012

BAGAIMANA TUHAN MEMBENTUK KITA


Seperti inilah Tuhan membentuk kita. Pada saat Tuhan membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.

“Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan apabila kita jatuh ke dalam berbagai cobaan, sebab kita tahu bahwa ujian kepada kita akan menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya kita menjadi sempurna, utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”

Apabila kita sedang menghadapi ujian hidup, jangan berkecil hati karena Dia sedang membentuk kita. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan . tetapi setelah proses ini selesai, kita akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk kita.
 No. Post: R-02/CBDA.22/BLOGGER/2012

Selasa, 24 April 2012

PERMOHONAN DALAM BERDOA


            Anak-anak tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Mark, tidak memohon kepada Tuhan untuk menjadi juara dalam setiap ujian. Mark, tidak memohon kepada Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tidak meminta Tuhan untuk mengabulkan semua harapannya. Dia tidak berdoa untuk menang dan menyakiti yang lainnya. Namun, dia memohon kepada Tuhan agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Dia berdoa agar diberikan kemuliaan dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga.

Mungkin telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa kepada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukankah yang kita butuhkan adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya?

Kita sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa dan merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat bukan untuk membuat kita lemah, cengeng, dan mudah menyerah. Sesungguhnya Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya yang shaleh.
(No. Post: R-01/CBDA.22/BLOGGER/2012)